Search This Blog

Saturday, December 21, 2013

Permasalahan Kesetaraan Gender: Sebuah Titik Balik



Permasalahan Kesetaraan Gender: Sebuah Titik Balik
By: Sulistyawan

Kesetaraan gender adalah hal yang ramai kita dengung-kan pada akhir-akhir ini utamanya dalam kajian sosiologi dan antropologi. Berawal dari gagasan kaum feminis, yang bertujuan melawan anggapan “dominasi dan diskriminasi” kaum laki-laki terhadap perempuan. Nyatanya gerakan ini membawa perubahan besar pada sendi-sendi budaya dunia, utamanya perpolitikan di banyak bangsa. Perlahan tapi pasti wanita mulai ikut andil dalam ranah politik. Munculnya tokoh feminis Indonesia seperti R.A Kartini banyak menginspirasi kita untuk memperan-sertakan wanita dalam dunia Pendidikan, yang mana pendidikan ini juga akan berpengaruh terhadap banyaknya wanita-wanita karier dan tentu saja ikut berpolitik di Indonesia. Meski terbilang rendah, akan tetapi menunjukkan progres yang semakin baik. Misalnya saja kita lihat tokoh perempuan Ibu Megawati dalam ranah perpolitikan di Kubu PDI-P.

Wednesday, December 4, 2013

TUJUAN HIDUPKU?




Jika brother ditanya tentang apa sih tujuan kamu hidup di dunia? wadoh, bagi orang ga mudah percaya sama ideologi di dunia macam saya. haha, “ga mudah percaya” adalah mungkin trik saya atau mungkin kita dalam menyembunyikan yang dianggap orang “ tak ada pendirian pasti”, alias “labil”. soalnya setipis kulit ari sih beda-innya  hahaha.
(dalam hati: kenapa si harus tujuan hidup yang orang ini bicara-in? ga da kerjaan lain tah?) haha.. waduh bro masalahnya kita hidup untuk apa dong kalo engga punya tujuan?. Jawaban inilah yang perlu kita pertimbangkan karena tujuan hidup   merupakan alasan kenapa kita hidup di dunia. Jawaban kita berdiri di bumi, bayang-in aja manusia hidup engga ada program-program yang harus kita lakukan di dunia. mati aja bro (jangan dilaku-in beneran ya bro) hahaha

Friday, October 25, 2013

Sebuah Komentar: Pondok Pesantren Salafiah



Sebuah Komentar: Pondok Pesantren Salafiah
By:Sulistyawan

Praktik korupsi di indonesia bak “jamur di musim penghujan”, kita lihat sekarang bahkan  di dunia pendidikan banyak sekali praktik pendidikan yang seolah seolah seperti barang komoditas untuk dikomersilkan. Didalamnya terdapat praktik tawar-menawar dengan sistem seperti barang pelelangan, hanya anak siapa dan berani berapa untuk bisa masuk kedalam sekolah-sekolah unggulan. Seperti misalnya universitas yang tidak saya sebutkan namanya ada praktik seperti ini, ada beberapa oknum pegawai yang secara sembunyi-sembunyi meminta sejumlah uang kepada pendaftar beasiswa agar dapat lolos seleksi beasiswa yang diadakan universitas tersebut.  

Meski begitu, masih ada satu pendidikan yang agak berbeda, tidak terpengaruh dan cenderung mengambil jalan berbeda dari kebanyakan sistem pendidikan lainnya. Pendidikan ini memiliki ciri-ciri non-formal, murah meriah dikantong rakyat miskin, jauh dari kemewahan namun tetap berjuang mencetak dan membentuk masyrakat yang unggul dibidang agama, minimal lulusannya dapat menjadi tokoh masyarakat yang disegani dan di hormati dalam acara yasinan dan kendurian bahkan dalam hajat keagamaan lain sebagai penceramah dan lain sebagainya. Jika dibandingkan, pendidikan ini dapat dikatakan sebagai perlawanan untuk mengurangi menjamurnya pendidikan formal yang cenderung banyak mencetak masyarakat yang kita anggap “sampah masyarakat berdasi putih”.  Benar sekali, pendidikan yang saya maksud itu adalah Pondok Pesantren Salafiah.

Sunday, March 24, 2013

Studi Kasus Gagalnya Pemerintah dalam Penanggulangan Kemacetan dan Kerusakan Jalan di Bandar Lampung


KEGAGALAN PEMBAGUNAN YANG DISEBABKAN OLEH LEMAHNYA MANAJEMEN PEMBANGUNAN
(Dalam Kasus: Gagalnya Pemerintah dalam Penanggulangan Kemacetan dan Kerusakan Jalan di Bandar Lampung)


             Perencaan pembangunan merupakan salah satu aspek penting dalam memajukan bangsa dimana perencanaan memberikan arahan dan tujuan yang penting untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Perencanaan terjadi pada semua kegiatan. Perencanaan merupakan proses awal dimana manajemen memutuskan  tujuan dan cara pencapaiannya. Perencanaan adalah hal yang sangat esensial karena dalam kenyataanya perencanaan memegang peranan lebih bila dibanding dengan fungsi-fungsi manajemen yang lainnya, seperti pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Dimana fungsi-fungsi manajemen tersebut sebenarnya hanya merupakan pelaksanaan dari hasil sebuah perencanaan.