Search This Blog

Sunday, October 26, 2014

Filsafat Jostein Gaarder dalam Novel Dunia Sophie



Semenjak saya menginjak SMP saya selalu penasaran dengan hal-hal yang ada di sekitar saya, saya selalu merasa  ingin tahu, saya selalu membuat pertanyaan pada diri sendiri dan menjawabnya secara sendiri atau berdiskusi dengan sahabat saya. Ke ingin-tahuan yang besar itu membawa saya pada ranah filsafat. Waktu itu saya selalu ingin menjawab, kenapa saya ada, untuk apa saya ada, kenapa saya berbentuk seperti ini, kenapa tidak dalam bentuk lainnya saja. Hingga pada akhirnya saya menemukan Buku Dunia Sophie karya Jostein Gaarder di Gramedia selepas saya lulus kuliah.
Dunia Sophie karya Gaarder bukanlah karya Gaarder yang pertama kali saya baca, saya lebih dahulu membaca “Maya”. Melalui “Maya” inilah saya berkenalan dengan dunia filsafat meski melalui novel, (hehe, soalnya saya pusing baca buku teorinya). Menurut saya, Maya adalah karya yang bagus, tetapi sedikit berat. Oleh karenanya ketika di Gramedia ada karya Jostein Gaarder yang lain apalagi dilabeli dengan Best Seller, saya membelinya.
Oke sudah cukup basa-basinya, kita langsung ke isinya. Ketika saya pertama kali membacanya, saya langsung dihadapkan pada pertanyaan waktu SMP saya itu. “siapakah kamu?” ya mirip dengan kisah di dalam novel ketika tokoh utama bernama “Sophie” mendapat surat misterius bertuliskan “siapakah kamu?”. Dari situlah perjalanan panjang Sophie mendalami dunia filsafat dimulai. Hehehe….
Disini saya tidak membahas isi cerita didalam novel tetapi saya hanya akan membahas kajian filsafat didalamnya yang mana sangat banyak pemikiran tokoh-tokoh filsafat digambarkan, berikut adalah review-nya: